Tampilkan postingan dengan label DESAIN GRAFIS PERCETAKAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DESAIN GRAFIS PERCETAKAN. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 November 2020

Langkah-langkah dalam membuat brosur dengan aplikasi photoshop.

 Langkah-langkah dalam membuat brosur dengan aplikasi photoshop.


Langkah-langkah dalam membuat brosur dengan aplikasi photoshop.

*Pertama, mengatur dokumen dengan ukuran yang benar dan pengaturan untuk mencetak Buat dokumen baru di Photoshop, atur dimensi 216x154 mm. Dimensi ini mewakili ukuran kertas A5 dengan 3 mm bleed ditambahkan ke setiap tepi. Karena kita akan membuat atwork untuk dicetak, atur Mode Warna dengan CMYK dan Resolusi menjadi 300 Pixel / Inch.

* Buat panduan baru yang akan mewakili bleed area Illustrator dan InDesign sudah memiliki fungsi ini didalamnya, tapi di Photoshop, kita harus membuatnya sendiri. Gunakan Move Tool (V) dan tombol Shift untuk membuat sebuah panduan horisontal dengan menyeret kursor dari penggaris atas. Pastikan bahwa panduan ini terletak 3 mm pada sumbu Y.

* Ulangi proses yang sama untuk membuat panduan di setiap tepi dokumen Pastikan bahwa setiap panduan adalah inset 3 mm sama disetiap tepi. Tekan Shift-Cmd-N untuk membuat Layer baru. Isi dengan warna putihsebagai warna Foreground (Alt-Backspace). Pastikan bahwa Anda memiliki CMYK sliders dihidupkan sehiqnga anda menggunakan cetak warna.

* Buat Gradient Overlay baru. Dalam Layer Style Panel, edit Gradient tersebut. Mengatur slider putih Lokasi menjadi 30%. Mengubah warna slider hitam untuk Pale Yellow (C = 9 M = 6 Y = 14 K = 0).

* Tambahkan overlay gradien dari tombol fx di panel layer ...

*Gunakan Rectangle Tool (U) untuk membuat empat persegi panjang baru Atur ukurannya 216 mm dengan 56 mm.

*Sejajarkan persegi panjang ke sudut kiri atas dokumen. Isi dengan Dark Brown (C = 49 M = 74 Y = 80 K = 70).

• Gunakan Pen Tool (P) untuk menambahkan titik anchor baru di tepi bawah persegi panjang.

• Dengan Direct Selection Tool (A), mainkan pegangan anchor untuk membuat kurva Bezier yang bagus.

• Ikuti langkah-langkah yang sama untuk menyesuaikan persegi panjang menjadi bentuk yang ditunjukkan di bawah.

• Buka File> Place Embedded ..., kemudian pilih people-1.jpg dari Resource Pack.

• Gunakan Move Tool (V) untuk memindahkan foto di sekitar dokumen. Tempatkan disudut paling atas seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

• Buat persegi panjang baru dengan Rectangle Tool (U).

• Atur ukurannya menjadi 216 mm dengan 100 mm.

• Gunakan Direct Selection Tool (A) untuk menempatkan persegi panjang langsung di atas foto di sudut kiri atas.

• Dalam opsi Panel Rectangle Tool, pilih Mask. Ini akan membuat masker vektor dipakai pada layer dengan foto.

• Tambahkan titik anchor baru untuk mask dengan Pen Tool (P). Buat kurva Bezier melengkung dengan Direct Selection Tool (A).

• Menggunakan alat yang sama, Pen Tool dan Direct Selection Tool, mencoba untuk menyesuaikan mask ke dalam bentuk yang ditunjukkan di bawah. Perhatikan posisi dari anchor poin dan kesederhanaan bentuk. Semakin sedikit anchor poin yang Anda gunakan, akan muncul mask akhir yang halus.

• Buka Filter > Blur > Gaussian Blur. Atur Radius menjadi 6.

• Pilih Smart Filters mask. Gunakan Gradient Tool (G) untuk memudarkan mask dari kiri ke kanan.

• Mengatur arah gradien dari kiri ke kanan untuk mengaburkan gambar ke arah kanan

• Buat Layer Mask baru. Gunakan Brush Tool (B) memudarkan tangga yang ada pada foto. Gunakan beberapa naluri dasar dan kreativitas.

• Buat Brightness / Contrast Adjustment Layer baru dengan mengklik ikon matahari di Adjustments panel Atur Brightness menjadi 40 dan Contrast menjadi 10.

• Klik kanan pada Adjustment Layer dan pilih Create Clipping Mask. Ini akan menggunakan pengaturan brightness baru hanya untuk foto di bawah.

• Buat Solid Color baru. Atur Fill warna menjadi Coklat (C=30 M=80 Y=100 K=30).

• Klik pada vector mask dari layer foto. Tahan tombol Alt dan tarik mask keatas Fill Warna coklat. Tindakan ini akan menduplikasi mask yang dipilih.

• Gunakan Direct Selection Tool (A) dan tarik anchor poin ke kanan atas menunju ke pojok kanan atas.

• Gunakan Brush Tool (B) untuk memperihatkan beberapa wilayah foto di bawah dengan warna coklat. Atur Layer Opocity menjadi 75%

• Gambar persegi panjang baru dengan Rectangle Tool (U).

• Warnai persegi panjang dengan Warna Coklat Muda (C = 10 M = 65 Y = 100 K = 0).

• Tempatkan layer dengan persegi panjang coklat muda di bawah persegi panjang coklat gelap.

• Gunakan Pen Tool (P) dengan Direct Selection Tool (A) untuk menyesuaikan persegi panjang menjadi bentuk melengkung seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

• Buat Ellipse (U) baru. Atur dimensi menjadi 248 px dengan 248 px. Warnai dengan warna Coklat (C=30 M=80 Y=100 K=30)

• Tambahkan efek Drop Shadow. Atur Opacity menjadi 14%, Distance menjadi 5 px, dan Size menjadi 15 px.

• Tambahkan drop shadow untuk layer dari tombol fx di layer panelTweak drop shadow Anda dengan pengaturan ini

• Buat Ellipse (U) baru. Atur dimensi menjadi 400 px dengan 400 px Warnai dengan warna biru tua (C=100 M=80 Y=45 K=50).

• Menggunakan efek Drop Shadow yang sama dan menerapkannya ke elips. Anda dapat menciptakan bayangan, atau klik kanan dan pilih Copy Layer Styledan kemudian paste layer style pada elips lain. Taruh layer dengan elips biru tua di bawah elips coklat.

• Tambahkan teks dengan Type Tool (T). Tutorial ini menggunakan Proxima Nova family. Ukuran judul atas 17 pt. Tambahkan sisa teks, dengan masing-masing di lapisan yang terpisah. Gunakan Move Tool (V) untuk menempatkan pada setiap baris, seperti diuraikan dalam gambar di bawah ini.

• Ulangi proses yang sama untuk menambahkan teks baru. Atur ukuran baris pertama menjadi 31 pt.

• Buat judul baru menggunakan Type Tool (T). Atur huruf menjadi Proxima Nova Light dan ukurannya menjadi 18 pt.

• Tambahkan subjudul, sekali lagi, menggunakan Type Tool (T). Atur ukuran manjadi 36 pt. Sesuaikan Character Tracking ke -10.

• Pilih kedua teks layers. Tahan tombol Alt dan seret teks untuk menduplikasi kedua garis di bawah.

• Sekali lagi, gunakan Type Tool (T) untuk menulis ulang teks sesuai dengan gambar di bawah ini. Posisikan teks dengan Move Tool (V).

• Buka File> Place Embedded dan tempatkan logo vektor acme-travel-logo.ai ke dalam dokumen.

• Kecilkan ukuran logo vektor dan taruh di sudut kanan atas.

• Menambahkan efek Drop Shadow. Dalam Layer Style Panel, atur Opacitymenjadi 11%, Distance menjadi 3 px, dan Ukuran menjadi 16 px.

• Buat Rectangle (U) baru. Atur ukuran menjadi 60 px dengan 28 px.

• Pilih bentuk persegi panjang dengan Direct Selection Tool (A). Pada panel align, atur Pusat Horizontal.

• Buka File> Place Embedded dan tempatkan foto people-11.jpg dari Resource Pack.

• Kecilkan gambar dan tempatkan langsung pada persegi panjang.

• Aktifkan Rectangle Tool (U), dan di panel pilihan, klik Mask. Tindakan ini akan membuat vektor mask dari persegi panjang dan menerapkannya ke foto.

• Dengan layer foto masih dipilih, tahan Alt-Shift dan geser foto untuk menduplikasi itu.

• Buka File > Place Embedded. Pilih foto city-5.jpg dari Resource Pack dan tambahkan ke dalam dokumen.

• Kecilkan gambar dan letakkan di atas foto yang digandakan dengan gadis.

• Ambil mask dari foto digandakan dengan gadis itu dan menempatkannya ke dalam gambar baru, kemudian hapus layer people-11-copy.

• Ulangi langkah 7 sampai 9 untuk menambahkan screenshot ke dalam dokumen, kali ini tempatkan gambar peta.

• Pilih layer peta-screenshot dan menambahkan Stroke dari tombol efek di layer panel.

• Atur Stroke Size menjadi 2 px. Sesuaikan Position ke Inside dan atur Warnamenjadi Coklat (C = 30 M = 80 Y = 100 K = 30)

• Gunakan Type Tool (T) untuk membuat contoh baru dari teks. Atur Ukuran menjadi 11 pt dan warna menjadi Coklat Muda (C=10 M=65 Y=100 K=0).

• Tambahkan lebih banyak garis. Atur ukuran menjadi 9 pt, menyesuaikan Leading menjadi 13 pt, dan merubah warna menjadi abu-abu (K=90).

• Mengikuti proses yang sama untuk membuat blok baru dari teks. Menempatkan mereka di bawah foto dengan gadis dan screenshot peta.

• Buka File > Place Embedded... Pilih icons.ai untuk mengimpor ikon ke dalam dokumen. Sebuah jendela kontekstual baru akan muncul. Pilih Calendar Icon and klik OK.

• Kecilkan ikon dan tempatkan ke baris pertama dengan informasi waktu.

• Ulangi proses yang sama untuk mengimpor sisa ikon dan menempatkan mereka sesuai sebelah setiap baris.

• Gunakan Type Tool (T) untuk menambhkan teks baru. Letakkan di screenshot peta. Atur ukuran menjadi 13pt, menyesuaikan Leading menjadi 11pt, dan merubah warna menjadi Coklat Muda (C=10 M=65 Y=100 K=0).

• Mengikuti proses yang sama untuk menambahkan baris baru teks untuk alamat. Atur ukuran menjadi 9 pt dan merubah warna menjadi abu-abu (K=90).

• Buka File > Place Embedded..., pilih icons.ai lagi dan mengimpor Globe Vector Icon ke dalam dokumen.

• Kecilkan ikon dan menempatkannya di samping alamat web.

• Aktifkan Pen Tool (P) dan buat bentuk vektor yang akan mewakili arah di peta.

• Dalam Options Panel, atur Stroke menjadi Dashed dan warna menjadi Coklat Muda (C=10 M=65 Y=100 K=0). Sesuaikan Stroke Width menjadi 1,5 pt.

• Buka Stroke Options > More Options..., dan atur Caps menjadi Round dan sesuaikan Dashed Line: Dash menjadi 3 dan Gap menjadi 3.

• Buat Ellipse (U) baru. Atur warna menjadi coklat (C=30 M=80 Y=100 K=30).

• Aktifkan Pen Tool (P). Tahan tombol Alt dan klik pada titik anchor bawah. Ini akan mengubah titik anchor dari yang halus ke sudut.

• Dengan Direct Selection Tool (A), memindahkan merubah titik anchor di bawah.

• Menambahkan efek Drop Shadow pada pin. Gunakan pengaturan di bawah ini untuk membuatnya halus.

• Sekali lagi, membuat Ellipse (U) baru dan dan warna Fill dengan putihTempatkan elips ke tengah pin. Dan itulah sentuhan akhir untuk desain brosur kami. Setiap kali Anda merancang gambar untuk cetak digital, Anda harus berpikir warna CMYK untuk mencapai hasil terbaik. Jangan lupa untuk menambahkan bleed ke kanvas (minimal 3 mm dari setiap ujung). Jika Anda tidak yakin tentang beberapa parameter teknis lanjutan, selalu baik untuk berkonsultasi langsung dengan perusahaan percetakan untuk menghindari kesalahan atau masalah.


SEKIAN DAN TERIMAKASIH , SEMOGA BERMANFAAT BAGI ANDA.

Minggu, 08 November 2020

PENGGABUNGAN GAMBAR DAN TEKS BERBASIS BITMAP

 PENGGABUNGAN GAMBAR DAN TEKS BERBASIS BITMAP


1. Photoshop

Photoshop adalah salah satu perangkat lunak yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek, yang sangat baik untuk membuat desain grafis dalam bentuk bitmap. Photoshop menyediakan tool-tool yang terintegrasi dan tertata secara praktis untuk menciptakan dan menghasilkan karya dalam bentuk vektor dan teks. Bentuk grafik yang berdasarkan vektor dan teks bisa ditransfer menjadi image yang berdasarkan pixel untuk mendapatkan efek desain yang lebih sempurna. Secara garis besar, area kerja default photoshop CS3 terbagi terbagi menjadi beberapa komponen utama yaitu sebagai berikut :

• Title Bar 

adalah jendela yang berisi informasi program yang sedang dijalankan. Tittle Bar dapat dipindahkan dengan cara meng-kliknya dua kali dan menggesernya ke posisi yang diinginkan.

• Menu Bar

berisi perintah utama seperti membuka file, menyimpan file, mengubah ukuran gambar, filter dan lain-lain.

• Option Bar 

berisi pilihan pengaturan dari tool yang dipilih. Setiap tool mempunyai tool option yang berbeda-beda. Misalnya dipilih brush, maka ukuran/diameter juga opacity brush ada disini.

• Active Image Area 

menampilkan gambar yang sedang dikerjakan.

• Tool Box 

berisi berbagai macam tool atau alat-alat yang digunakan untuk mengedit,atau membuat sebuah karya grafis. Tool tersebut memiliki kelompok tersendiri tergantung dari fungsi dan kegunaannya. Segitiga kecil yang terdapat disebelah tool,berarti tool tersebut memiliki sub tool. Tool tersebut memiliki perbedaan bentuk tetapi memiliki fungsi yang hampir sama.

• Palet 

berisi tentang informasi mengenai image atau gambar yang dikerjakan, yang mencakup Layer , History, Navigator, Color dan lain sebagainya. Palet dapat ditampilkan atau disembunyikan dengan membuka menu Windows dan klik pada pallet yang akan ditampilkan atau disembunyikan

• Layer.

 Layer adalah lapisan transparan yang saling bertumpuk antara satu lapisan dengan lapisan yang lain sehingga membentuk sebuah gambar baru. Setiap layer mempunyai objek-objek sendiri sehingga meskipun terlihat saling bertumpuk, tetapi objek-objeknya tidak mengganggu satu sama lain.



Untuk dapat merubah atau menambah objek dengan memakai palet layer cukup dengan tekan Add a layer style, Add layer mask,create a new set, create new fill oradjustment layer,create a new layer dan delete layer.



2. Gabung Multilayer





Layer merupakan bagian pada aplikasi pengolah gambar bitmap yang digunakan untuk menggabungkan beberapa gambar menjadi satu gambar.Layer digunakan untuk menggabungkan beberapa gambar menjadi satu gambar.Setiap gambar diletakkan dalam satu lapisan layer dan digabungkan dengan lapisan lapisan layer yang lain sehingga membentuk gambar. Lapisan tersebut saling bertumpuk sehingga menghasilkan sebuah gambar.

Layer digunakan untuk menggabungkan beberapa gambar menjadi satu gambar,Bisa dikatakan saat mengabungkan gambar satu dengan yang lainya akan terbentuk lebih dari satu layer (multi layer). Artinya beberapa gambar tersebut seakan akan bertumpuk sehingga akan terlihat menjadi sebuah objek atau gambar. Gambar yang berada pada layer atas maka akan berada pada tumpukan yang paling atas dan bisa menutupi tumpukan gambar yang berada dibawahnya.

• Buat file baru pada aplikasi pengolah gambar bitmap photoshop dengan perintah file new (ctrl + N),      kemudian akan muncul kotak sebagai berikut
• Beri nilai width = 400, height = 400, background contents : background color dan kemudian klik OK
• Buka file gambar yang akan digabung dengan jalan klik menu file open (ctrl + O), kemudian akan           terbuka kotak dialog untuk memilih file.
• Cari file yang akan digabungkan misalnya garfield1.jpg dan bart_simpson.jpg.
• Sehingga pada lembar kerja photoshop akan terbuka 3 file
• Klik dan drag file bart_simpson.jpg ke file yang berisi background warna kuning,sehingga gambar          bart_simpson akan tercopi di file ber-background kuning
• Saat bart_simpson.jpg tergandakan difile baru maka otomatis akan terbentuk layer baru yang bernama    layer 1.
• Kemudian klik dan drag file garfield1.jpg ke file yang berisi background warna kuning, sehingga             gambar garfield1.jpg akan tercopi di file ber-background kuning
• Klik horizontal type tool dan ketikan teks untuk judul gambar , misalnya the simpson & garfield.
• Maka akan muncul teks “the simpson & garfield” pada gambar gabungan dan secara otomatis akan         muncul layer baru sehingga total layer yang terbentuk adalah 4.



3. Selection Tool




   Untuk menggabungkan gambar banyak jalan yang dapat dilakukan. Teknik yang sering digunakan diantaranya adalah memilih/menseleksi gambar tertentu dengan teknik selection setelah itu menggabungkan dengan gambar yang lain sehingga menjadi desain gambar sesuai yang dibutuhkan. Pada aplikasi pengolah gambar bitmap disediakan beberapa teknik dan perangkat seleksi yang mudah untuk digunakan, diantaranya adalah menggunakan magic wand, lasso tool, marque tool.Saat akan desain ataupun menggabung gambar adakalanya gambar yang akan di olah hanya seb agian dari gambar tersebut sehingga sebagian darigambar tersebut harus diseleksi terlebih dahulu untuk kemudian baru digabung dengan gambar yang lain. Berikut adalah contoh penggabungan gambar bitmap yang sebelumnya menggunakan pemilihan bagian gambar dengan teknik seleksi.

• Seleksi untuk gambar yang akan digandakan, gunakan salah satu teknik seleksi yang ada misalnya dengan lasso tool
• Lalu buka file gambar yang akan ditempel oleh gambar yang telah diseleksi tersebut.
• Letakkan kedua gambar berdampingan agar pada saat mendragnya lebih mudah.
• Lalu drag gambar yang diseleksi dengan menggunakan move tool menuju gambar yang kedua.
• Atur posisinya agar sesuai yang diinginkan


4. Layer Masking


Layer merupakan lapisan yang tembus pandang bila bagian tersebut tidak terdapat byek. Layer dapat atur disusunannya dan memberikan efek ke tiap layernya dan tidak saling menggangu layer satu dengan yang lainnya. Pemberian layer masking pada suatu layer bertujuan untuk menyembunyikan bagian tertentu dari layer. Layer masking set warna pada layer, bila diset warna hitam artinya untuk menyembunyikan gambar dan warna putih untuk menampilkan gambar. Layer Mask menutup Layer. Dengan layer dapat menutupi seluruh Layer atau hanya bagian tertentu saja. Bagian yang tertutup tentunya akan tidak terlihat, begitupun sebaliknya Untuk menggabungkan dua gambar dengan perpotongan latar belakang halus dapat menggunakan teknik layer masking yang dipadu dengan gradient tool. Langkah-langkah penggabungan gambar dengan layer masking dan gradient tool dapat dilakukan sebagai berikut.


• Siapkan 2 buah file gambar yang akan digabungkan, misalnya gambar gedung berlatar awan biru dan    gambar awan sore hari
• Pindahkan gambar B ke file gambar A dengan jalan klik dan drag gambar B ke file gambar A.
• Kemudian atur ukuran gambar B agar sesuai dengan komposisi gambar A, untuk mengubah ukuran        gambar B dapat menggunakan perintah edit free transform.
• Pastikan foreground color berwarna hitam.
• Pastikan layer gambar B aktif, kemudian klik “add vektor mask”.
• Klik gradient tool kemudian arahkan ke gambar yang akan digabung, tarik garis dari bawah ke atas
• Setelah itu akan menghasilkan penggabungan gambar seperti dibawah ini.


5. Quick Masking



Saat menggunakan tool quick masking dapat dipadukan dengan tool photoshop yang lainnya, misal gradient tool, brush tool, layer masking dan lain sebagainya. Fasilitas quick masking terdapat dideretan tool bar. Untuk mengaktifkan quick mask dengan menekan tombol Q pada keyboard atau memilih tool Quick Mask Mode. Prinsip kerja dari quick mask menggunakan channel secara live tanpa harus memilih layer pada panel pallete dari channel tersebut. Untuk membantu proses masking dapat menggunakan tool selection serta brush. Pada mode quick mask terdapat bahwa bagian yang tidak dipilih akan terbungkus lapisan berwarna merah, istilahnya rubylith. Untuk menutup gambar dengan rubylith dan klik mode quick mask pada tool box kemudian tekan ALT+Del.

Proses kerjanya seluruh bagian berwarna merah adalah bagian yang tidak terseleksi, untuk memberi warna menjadi merah atau sebaliknya kita akan menggunakan brush tool. Seleksi Quick mask bertumpu pada penggunaan brush, sehingga harus cermat menggunakan brush tool sesuai dengan kondisi gambar yang akan diseleksi, jika gambar dengan detail tinggi maka sebaiknya gunakan brush dengan hardness tinggi. Pada penerapan quick mask dengan bantuan tool brush akan menggabungkan 2 gambar, dimana gambar A akan disembunyikan backgroundnya dan digantikan background gambar B.

• Buka 2 file gambar yang akan digabungkan
• Langkah berikutnya masking bagian gambar A dengan jalan klik tool quick masking atau tekan “Q”.
• Set foreground berwarna hitam.
• Klik tool brush dan sesuaiankan diameter dari tool brush, dalam percobaan ini menggunakan diameter     77 – 53 – 30. Dan hardness sebesar 0%.
• Arahkan brush ke area background gambar A yang akan disembunyikan, yang ditandai dengan              munculnya rubylith pada gambar.
• Setelah selesai untuk memasking (yang akan disembunyikan berwarna merah) , klik “edit in standard 
   mode mode” untuk menghilangkan ara rubylith
• Klik drag area yang terseleksi pada gambar A ke gambar B
• Kemudian sesuaikan ukuran dan posisi obyek gambar A dengan menggunakan “free transform” agar       sesuai dengan background dan akan menghasilkan gambar

SEKIAN DAN TERIMAKASIH , SEMOGA BERMANFAAT BAGI ANDA.

Minggu, 01 November 2020

GAMBAR BENTUK dan PERSEVEKTIF

GAMBAR BENTUK dan PERSEVEKTIF


1. Gambar Bentuk

Menggambar bentuk adalah cara mengambar dengan meniru obyek dan mengutamakan kemiripan rupa. Semakin mendekati kemiripan rupa, berarti gambar bentuk yang dibuat semakin sempurna. Obyek gambar bentuk dapat berupa benda-benda mati, flora, fauna, manusia atau alam benda.Menggambar bentuk atau alam benda berarti menggambar berdasarkan garis dan bentuk dasar geometris. 

Macam-macam bentuk :

  • Bentuk Kubistis

Bentuk kubistis adalah bentuk-bentuk yang menyerupai kubus atau benda yang bentuk dasarnya kubus. Contohnya : TV, meja, kursi, kulkas, lemari 

    


  • Bentuk Silindris

Bentuk silindris adalah benda yang bentuk dasarnya menyerupai silindris atau bulat.Contohnya : gelas, botol, bolam lampu, bola, kendi, teko, ember, guci, cangkir , kaleng dan piring



  • Bentuk Bebas

Bentuk bebas adalah benda yang bentuknya tidak beraturan atau yang tidak termasuk kubistis dan silindris. Contohnya : kain, buah-buahan, bunga, busana



Prinsip-prinsip seni rupa yang perlu diperhatikan dalam menggambar bentuk adalah sebagai berikut :

  • Perspektif

Perspektif merupakan prinsip atau kaidah yang penting dalam menggambar bentuk.Gambar yang hendaknya sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, yaitu gambar yang dekat kelihatan besar dan sebaliknya. Gambar dengan hukum perspektif berarti menggambar dengan pandangan satu arah atau dua titik lenyap.

• Proporsi

Yang diamaksud dengan prinsip proporsi dalam menggambar bentuk adalah kesebandingan, keseimbangan, atau kesesuaian bentuk dan ukuran suatu benda antara bagian yang satu dengan yang lain. Dengan menggunakan proporsi yang tepat, maka gambar benda yang dihasilkan akan tampak wajar. Jika gambar yang dibuat tidak sesuai dengan proporsi maka akan terkesan janggal.

• Komposisi

Komposisi dalam menggambar bentuk dapat di artikan sebagai suatu susunan atau letak obyek gambar. Penyatuan komposisi obyek gambar akan lebih memperindah dan lebih menampakkan maksud gambar itu sendiri.

• Gelap-terang (Half-Tone)

Benda akan terlihat oleh mata kita bila terkena cahaya. Bagian benda yang terkena cahaya akantampak terang, sedang bagian benda yang tidak kena cahaya akan tampak gelap.

• Bayang-bayang (shadow)

Dalam menggambar bentuk, peranan bayang - bayang akan sangat menentukan untuk terciptanya kesan tiga dimensi. Meskipun agak samar-samar, bayang-bayang harus ada. Dimana bayang-bayang itu sendiri dapat di bedakan menjadi tiga bagian yaitu: 

bayangan karena sinar (bayang-bayang awak ), yang berarti bayangan yang ada pada benda tersebut. Bayangan benda karena sinar yang mengenai benda lain ( bayang-bayang langkah ) dan bayangan benda pada permukaan yang licin ( bayang-bayang sendiri ).

Teknik menggambar bentuk ada enam, yaitu linear, blok, arsir, dusel, pointilis dan aquarel

1) Linear merupakan cara menggambar obyek gambar dengan garis sebagai unsur yang paling menentukan, baik garis lurus atau garis lengkung.

2) Blok merupakan cara menggambar dengan menutup obyek gambar satu warna, sehingga tampak bentuk globalnya (siluet).

3) Arsir merupakan cara menggambar dengan garis-garis sejajar atau menyilang untuk menentukan gelap terang obyek gambar sehingga tampak seperti tiga dimensi.

4) Dusel merupakan cara menggambar yang penentuan gelap terang obyek gambar menggunakan pensil gambar yang digoreskan dalam posisi miring (rebah)

5) Pointilis merupakan cara menggambar yang dalam menentukan gelap terang objek gambar menggunakan pensil atau pena gambar dengan dititik-titikkan.Teknik penggambaran pointilis dilakukan dengan membuat titik-titik sebanyak mungkin sehingga menampilkan sebuah bentuk yang diinginkan

6) Aquarel merupakan cara menggambar dengan menggunakan cat air dengan sapuan warna yang tipis, sehingga hasilnya tampak transparan atau tembus pandang.Dalam menggambar bentuk ada dua pendekatan yang dapat digunakan yaitu: pendekatan dengan model dan pendekatan tanpa model.

• Pendekatan dengan model

Yang dimaksud dengan model adalah benda atau objek yang akan digambar, misalnya:kendi, gelas, buah-buahan, kursi, keramik dan sebagainya. Menggambar dengan pendekatan model maksudnya, dalam kegiatan menggambar harus ada model atau benda sesungguhnya. Dengan adanya model, penggambar lebih banyak memperoleh emudahan antara lain, objek gambar lebih jelas, tidak perlu mencari-cari objek gambar, penggambar dapat mengontrol gambar dan model sesering mungkin, ketepatan sudut gambar lebih terjamin

• Pendekatan tanpa model

Pendekatan ini bertolak belakang dari pendekatan dengan model. Menggambar bentuk tanpa model banyak kekurangannya, terutama bagi siswa yang masih belajar menggambar. Bagi yang belum mahir, model digunakan untuk menghasilkan gambar yang baik, sebab tutntutan keberhasilan dalam menggambar bentuk adalah ketepatan gambar dengan objek yang digambar.


a. Teknik Linear

Teknik linear dalam membuat gambar bentuk merupakan cara menggambar objek dengan garis sebagai unsur yang paling menentukan.

b. Teknik Blok

Teknik blok dalam membuat gambar bentuk merupakan cara menggambar obyek dengan memenuhi warna ke benda yang dijadikan model.

c. Teknik Arsir

Teknik arsir merupakan cara menggambar dengan garis-garis sejajar atau menyilang untuk menentukan gelap terang obyek gambar sehingga tampak seperti tiga dimensi.

d. Teknik Dusel

Teknik dusel merupakan cara menggambar yang penentuan gelap terang obyek gambar menggunakan pensil gambar yang digoreskan dalam posisi miring (rebah)

e. Teknik Pointilis

Teknik Pointilis merupakan cara menggambar yang dalam menentukan gelap terang objek gambar menggunakan pensil atau pena gambar dengan dititik-titikkan.Teknik penggambaran pointilis dilakukan dengan membuat titik-titik sebanyak mungkin sehingga menampilkan sebuah bentuk yang diinginkan

f. Teknik Aquarel

Teknik aquarel merupakan cara menggambar dengan menggunakan cat air dengan sapuan warna yang tipis, sehingga hasilnya tampak transparan atau tembus pandang.

2. Gambar Perspektif


Perspektif atau sudut pandang adalah teknik atau metode untuk menggambar objek-objek berupa benda, ruang (interior), dan lingkungan (eksterior) yang ukurannya

lebih besar dari manusia. Teknik ini ada karena keterbatasan jarak pandang mata kita dalam melihat objek. Semakin jauh jarak mata dengan benda, semakin kecil penampakannya dan bahkan akan hilang dari pandangan jarak tertentu. Sebaliknya, semakin dekat jarak pandang mata kita, benda tersebut akan semakin terlihat besar. Dua hal yang harus dijadikan patokan dalam teknik menggambarperspektif sebagai berikut:

• Titik hilang yaitu titik terjauh dari jangkauan. Jarak pandang mata dan titik hilang selalu terletak di dalam garis horizon.

• Garis horizon yaitu garis khayal mata (tidak nyata). Di mana kita berada, di situlah garis horizon berada.

• Perspektif Satu Titik Hilang Pada dasarnya, perspektif satu titik hilang, dua titik hilang, dan tiga titik hilang bisa dibagi lagi menjadi berbagai sudut pandang berdasarkan posisi mata kita berada.Lebih sederhanya, sudut pandang bisa dibagi 3 macam sudut pandang, yaitu sudut pandang mata burung, sudut pandang normal, dan sudut pandang mata kucing.

1) Sudut Pandang Mata Burung

Pada sudut pandang mata burung ini, mata kita seolah-olah berada diatas dan melihat objek yang berada di bawah. Jadi, letak garis horiszon berada di atas bidang gambar. Sementara itu, letak letak titik hilang berada pada garis tersebut, bisa dibagian kiri, tengah, atau sebelah kanan. Bahkan bisa juga diletakkan di luar bidang gambar. Setiap objek yang digambar, garisnya bersumber dari titik hilang.

Tahapan dalam menggambar :

• Buatlah garis horizon di bagian atas bidang gambar.

• Letakkan titik hilang di dalam garis horizon. Letak garis titik hilang bisa dimanapun, di pinggir/ di tengah bidang gambar.

• Buatlah garis batas ruangan/ dinding dengan patokan garis berasal dari titik hilang tersebut.

• Gambarlah beberapa bangun dasar yang juga berpatokan pada garis dari titik hilang tersebut. Menggambarnya harus dengan perencanaan. Karena abngun dasar ini dijadikan gambar objek benda.

• Gambarlah seluruh detail benda dengan patokan komposisi pada bangun dasar.

• Gambarlah seluruh detail benda dengan patokan komposisi pada bangun dasar.

• Arsirlah seperlunya untuk memberikan kesan tiga dimensi, volume, dan karakter benda.


2) Sudut Pandang Normal

Pada sudut pandang normal, diri kita seolah-olah berdiri normal memandang lurus kedepan. Dengan demikian, bagian atas dan bagian bawah terlihat lebih seimbang. Letak garis horizon tepat di tengah-tengah bidang gambar dan titik hilang bisa diletakkan di mana saja pada garis tersebut. Semua objek yang digambar garisnya berasal dari titik hilang.


3) Sudut Pandang Mata Kucing

Pada sudut pandang mata kucing, seolah-olah kita berada di posisi tiarap dan melihat ke depan,sehingga objek bagian atas akan lebih dominan. Letak garis horizon di bagian bawah bidang gambar dan letak titik hilang pada garis horizon.Titik hilang ini dijadikan pusat untuk menarik garis dalam menggambarkan setiap objek benda



• Perspektif Dua Titik Hilang Secara teknis, perspektif dengan 2 titik lenyap hampir sama dengan teknik perspektif 1 titik lenyap. Pada teknik perspektif 2 titik hilang, pada garis horizon terdapat 2 titik fokus. Persimpangan garis yang berasal dari 2 titik hilang ini akan membentuk sebuah sudut. Biasanya, jika jarak antara 2 titik hilang ini terlalu dekat, penampakan objek gambar benda mengalami distorsi.Tahapan untuk menggambar teknik perspektif 2 titik hilang juga hampir sama dengan teknik perspektif 1 titik hilang, yaitu sebagai berikut :

• Buatlah garis horizon. Jika memakai sudut pandang mata burung, garis horizon berada di atas bidang gambar. Jika memakai sudut pandang normal, garis horizon berada di tengah-tengah bidang gambar. Jika memakai sudut pandang mata kucing, garis horizon berada dibagian bawah garis horizon.

• Letakkan 2 titik, masing-masing di bagian ujung kiri dan kanan bidang gambar.

• Jika menggambar ruangan, buatlah batas ruangan itu dengan menarik garis dari kedua titik tersebut.

• Gambarlah beberapa bangun dasar dengan patokan dari kedua titik hilangnya.Bangun dasar tersebut diletakkan dan dikomposisikan sesuai dengan perencanaan gambar yang dibuat.

• Gambarlah seluruh detail benda dengan berpatokan pada bangun dasar yang sudah dibuat. Perhatikan proporsi dan perbandingan antara benda yang satu dan benda yang lainnya.

• Arsirlah seperlunya untuk memberikan kesan tiga dimensi, volume, dan karakter benda.

• Perspektif Tiga Titik Hilang

Perspektif dengan tiga titik hilang biasanya hanya bisa dipakai untuk menggambarkan sesuatu yang sangat luas, besar, tinggi, dan secara visual mengalami distorsi yang sangat ekstrem. Biasanya teknik ini dipakai untuk menggambar outdoor dan sudut pandang dari udara, meskipun bisa juga dipakai untuk sudut pandang dari bawah atau sudut pandang mata kucing. Agar tidak mengalami distorsi yang berlebihan, sebaiknya titik hilang diletakkan jauh diluar bidang gambar.


SEKIAN DAN TERIMAKASIH , SEMOGA BERMANFAAT BAGI ANDA.


Kamis, 15 Oktober 2020

MESIN PENCETAK / PRINTER

 MESIN PENCETAKAN / PRINTER


PENGERTIAN 

Printer adalah alat yang digunakan untuk menyajikan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun gambar/grafik di atas Printer biasanya terbagi atas bagian, yaitu penggetil (picker) kertas. beberapa sebagai alat mengambil kertas dari baki (tray). Baki ialah tempat menaruh kertas. Tinta atau tinta bubuk (toner) adalah alat pencetak sesungguhnya, karena tinta atau tinta bubuk digunakanuntuk menulis/mencetak pada kertas.


JENIS-JENIS PRINTER


Printer Dot Matrix.


Merupakan printer yang menggunakan pita sebagai alat percetakan. Karena menggunakan pita untuk menampilkan output ke kertas, hasil percetakan printer dengan dot matrix agak kasar dan kurang bagus.Printer Ink Jet

Merupakan alat cetak yang menggunakan tinta untuk mencetak. Inkjet yang tersedia di pasaran saat ini memiliki kemampuan untuk mencetak sampai ukuran kertas yang sangat besar, dan dengan kualitas yang sangat baik.


Printer Laser.


Merupakan jenis printer yang metode pencetakannya tinta bubuk atau yang biasa di sebut toner dengan menggunakan perangkat infra merah. Selain hasil cetak yang lebih bagus jika disebanding dengan jenis printer dot matrix maupun ink jet, printer laser jet juga memiliki kecepatan pencetakan yang tinggi dan hasil cetaknya pun juga lebih cepat kering seperti pada hasil cetak pada mesin photo copy.


Printer LED/LCD.


Pada dasarnya jenis printer LED/LCD ini hampir sama dengan printer laser tetapi tidak menggunakan laser untuk membuat pola pada drumnya melainkan menggunakan cahaya. Orang-orang sering menyamakan printer Laser dengan hampir printersama


LED/LCD. Proses cetaknya


tetapi printer LED/LCD menggunakan light-emitting diode. Printer ini menghasilkan kualitas cetak yang sangat tinggi baik itu teks maupun grafis.


Plotter / Wide


Format Plotter merupakan Printing salah satu peralatan outputnya dapat mencetak grafis pada surface kertas,Vinyl, Sticker, dan berbagai bahan lainnya dalam ukuran besar dengan hasil yang

memuaskan. Printer ploter cocok untuk mereka yang menerima jasa print digital outdoor dan indoor seperti banner, poster, sticker, cutting, dan sebagainya.Jenis printer ini keakuratan pencetakan sangatl

ah dapat diandalkan. Ada 2 jenis printer plotteryakni flatbed plotter dan drum plotter.

Flatbed PlotterDrum Plotter


Printer DTG (Direct to Gament).


Merupakan salah satu bentuk modifikasi atau pengembangan dari dunia printing yang baru. Peminat mesin ini dari dunia sablon kaos yang tadinya sablon warna manual sekarang berkembang menjadi printing kaos digital untuk dapat mencetak t-shirt / Kaos & kain secara paper).Printer DTG mempermudah langsung tanpa perantara ( tanpa transfer para penjual kaos-kaos satuan untuk bisnis distro. J

jenis tinta yang digunakannya adalah jenis tinta textil.


Printer Cutting (Pemotong)


Alat yang berfungsi untuk memotong stiker berdasarkan gambar / outline yang dibuat dari vector dengan aplikasi pengolah grafis seperti corel draw, illustrator dan freehand. Potongan bisa dalam bentuk tulisan, outline suatu hasil cetak dari mesin digital printing maupun outline motif tertentu.Umumnya menggunakan media stiker dengan beragam warna, merk dan jenis. ada juga yang menggunakan karton terutama di mesin cutting flatbed untuk membuat patron atau pola.


JENIS KABEL KONEKTOR PRINTER

Kabel Printer LPT (Line Print Terminal). Istilah untuk port yang biasanya dihubungkan ke printer. Istilah lainyang sering digunakan untuk menyebut LPT Port adalah Parallel Port.Komunikasi yang digunakan oleh LPT adalah komunikasi paralel yang berjalan lebih cepat dari komunikasi serial karena jumlah bit yang di kirimkan bersamaan dalam suatu waktu oleh komunikasi paralel lebih banyak daripada komunikasi serial.

Kabel USB Type B.


• Secara umum, pada sebuah kabel USB konektor USB Type-B ini berpasangan dengan konektor USB Type-A. Seperti yang sering kita temukan pada printer atau scanner. Kabel USB Type-B ini memiliki 3 ukuran Standar, yaitu Standart, Mini dan Micro dengan ersi USB 2.0.

• USB Type-B Standar

• Lebih sering jenis kabel USB ini digunakan pada perangkat yang cukup besar yang dihubungkan ke PC.

• USB Type-B Mini

• Memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dari ukuran USB Type-B Standar. Biasanya digunakan pada kabel USB digital kamera,smartphone dan hardisk portabel

• USB Type-B Micro.

• Memiliki ukuran yang lebih kecil dari USB Type-B Mini. Tapi


JENIS TINTA PRINTER


1. TINTA PRINTER PIGMENT (DURABRITE). 


Tinta ini adalah jenis tinta berkualitas karena bisa mencetak dokumen dalam bentuk tulisan atau gambar dengan hasil yang sangat tajam. Tinta ini

bersifat pekat dan tahan air karena dibuat dengan bahan air, Colorant Pigmentm, Diluent dan juga komponen lainnya yang membuat Durabrite menjadi tinta cetak yang berkualitas

tinggi. Dengan menggunakan tinta Pigment ini maka hasil cetak yang Anda dapatkan tahan l ma. Tinta ini bisa digunakan mencetak pada semua jenis kertas, namun gunakan tinta ini dalam waktu yang tepat.


2. TINTA PRINTER DYE BASE.


Tinta printer Dye Base merupakan tinta yang terbuat dari bahan air dan colourant. Tinta ini bisa mengendap pada head cartridge, namun dengan harga yang terjangkay dan hasil cetak yang bagus, banyak

menggunakannya. Tinta Dye orang Base yang banyak digunakan untuk jenis printer standard dengan hasil cetak yang cukup bagus dan warna yang lebih cerah. Namun hasil cetak dari tinta ini kurang pekat dan tidak tahan air jika dicetak di kertas biasa (HVS). Tinta ini juga mudah luntur dan warnanya gampang pudar


3. TINTA PRINTER SOLVENT.


Solvent merupakan jenis tinta printer yang sangat baik kualitasnya karena bisa tahan air dan sinar matahari lebih lama dibandingkan dengan tinta lainnya. Tinta ini terbuat dari cat duco dan beberapa bahan berkualitas lainnya. Tinta Solvent sering digunakan untuk mencetak spanduk, banner, neonbox, billboard dan outdoor printing lainnya. Tinta ini memang sangat baik untuk outdoor printing karena tahan air dan sinar matahari tersebut. Tinta Solvent memiliki bau yang cukup menyengat dibandingkan dengan jenis tinta lainnya.


4. TINTA PRINTER ECO SOLVENT.


Jenis tinta Eco Solvent memiliki kualitas yang mirip dengan tinta Solvent, namun tinta EcoSolvent tidak begitu tahan terhadap sinar matahari sehingga hanya cocok digunakan untuk indoor printing. Tinta ini memiliki bau yang tidak terlalu menyengat dibandingkan dengan tinta Solvent.


5. TINTA PRINTER SUBLIM.


Tinta Sublimation merupakan tinta printer yang sering digunakan untuk printer infus. Selain itu, tinta ini juga digunakan untuk mencetak baju atau kaos, keramik, bahan-bahan sablon, mud dan jenis lainnya. Tinta ini dibuat dari bahan diluent, pewarna, minyak dan bahan lainnya sehingga sangat tahan lama.


6. TINTA PRINTER PIGMENT ART PAPER. 


Jenis tinta Pingment Art merupakan tinta yang digunakan untuk mencetak kertas at papet ivory yang memiliki gambar full colour. Tinta ini bisa digunakan untuk mencetak dalam skala besar maupun kecil. Tinta pigment ini juga bisa digunakan untuk mencetak di atas kertas art paper / ivory.


7. TINTA PRINTER SERBUK.


Toner atau tinta bubuk adalah serbuk yang digunakan pada pencetak laser dan mesin fotokopi untuk membentuk cetakan teks dan gambar pada kertas. Pada masa-masa awal,serbuk yang digunakan adalah karbon biasa.Namun, untuk meningkatkan mutu cetakan,bahan yang digunakan adalah campuran karbon dengan bubuk polimer. Partikel-partikel pada tinta meleleh karena panas pada pelebur (fuser), dan kemudian melekat pada kertas.


SEKIAN DAN TERIMAKASIH , SEMOGA BERMANFAAT BAGI ANDA.